Selasa, 12 Februari 2013

Selayang Pandang

KIM Sido Mukti melalui blog dan website-nya telah membentuk sarana informasi yang lebih mudah dan dekat dengan anggota. Saat ini website KIM Sido Mukti dapat diakses dengan membuka http://kimsidomukti.blogspot.com sedangkan sharing informasi dapat dilakukan dengan pengiriman email ke kimngawisukses@gmail.com. atau telfon/sms ke 085335476021

Pengurus Organisasi

Ketua :
Sri Hartono

Sekretaris :
Suyanto

Bendahara :
Daryono

Minggu, 04 Maret 2012

Getah Pepaya





Hampir seluruh bagian tanaman pepaya, kecuali biji dan akar, mengandung getah. Buah merupakan bagian tanaman yang menghasilkan getah paling banyak. Getah sebagai suatu hasil metabolisme dihasilkan oleh saluran-saluran getah yang banyak terdapat di bawah lapisan kulit luar buah atau lapisan mesokarpium. Keluarnya getah tersebut berada di bawah sistem tekanan turgor tanaman. Getah pepaya mengandung 50% bahan tak larut dalam air dan tak bersifat enzimatis.

Penetapan umur buah mulai dapat disadap dan masa penyadapan diterangkan berikut ini.

Umur sadap
Getah buah pepaya merupakan suatu produk metabolisme dan kandungannya bervariasi menurut umur buah. Pada saat buah muda, kandungan getahnya rendah kemudian meninggi dan akhimya menurun. Makin bertambah umur buah, kandungan getah ini semakin berkurang. Demikian pula kualitas getahnya akan semakin rendah seiring dengan semakin bertambahnya usia buah. Pada saat buah tua (green mature stage), sumber getah pada buah ini akan habis. Getah dan papain mengalami hidrolisis menjadi gula reduksi dan bahan lain.

Hasil suatu penelitian menyatakan bahwa kandungan getah buah pepaya berada dalam keadaan maksimal saat buah berumur 75-100 hari atau 2,5-3 bulan. Saat itu, kandungan getah secara kualitas dan kuantitas berada dalam kondisi puncak sehingga merupakan waktu yang tepat untuk melakukan waktu penyadapan. Penyadapan yang dilakukan lebih awal atau lebih lambat dari waktu tersebut akan menghasilkan lateks yang berkualitas rendah. Pada saat itu, buah itu sendiri masih mengalami pertumbuhan, tetapi sudah memiliki bentuk buah yang sempurna.

Minggu, 19 Februari 2012

Pameran

Satu kata, ‘GAET’ inventasi agar segera ada geliat untuk memajukan Ngawi melalui produk yang aduhai. Hal ini sebagai wujud yang bisa diapresiasikan langsung terkait pameran produk lokal kabupaten Ngawi. Tak tanggung-tanggung dua belas stand dibuka untuk umum di Alun-Alun Merdeka Ngawi dalam dua hari, Gelar pameran yang mengenalkan produk-produk lokal ini dalam rangka memeriahkan HUT Propinsi Jawa Timur yang ke 66, dengan tema “Semangat Hari Jadi Ke-66 Propinsi Jawa Timur Kita Berantas Korupsi Untuk Mengurangi Kemiskinan”.